Rabu, 02 Mei 2012

Syntax FileCopy Kill dan Name



Pada pembahasan syntax kali ini, ada 3 (tiga) syntax yang akan kita bahas yakni FileCopy, Kill dan Name. Ketiga syntax tersebut berhubungan dengan file (file nya umum lho, terserah ekor (ekstensi) nya apa). Kali ini kita akan menggunakan ekstensinya notepad yakni ".txt" (dot txt), buat dulu file dari notepad lalu simpan pada direktori "D:/" (terserah juga seh mo disimpan dimana yang penting inget aja tempatnya) dengan nama "tutorial.txt" (isinya notepad nya juga terserah lho mo di isi apa kosongan yang penting simpen pake nama tutorial.txt)

Syntax FileCopy
Digunakan untuk menyalin (copy) sebuah file menjadi file lain.

Syntax dasar :
FileCopy source, destination

Contoh :
- Bukalah Micros*ft Visual Basic 6.0 anda lalu pilihlah StandardExe;
- Tambahkan commandbutton pada lembar aplikasi lalu tekan 2 kali sehingga muncul code editor;
- Lalu masukkan source code dibawah ini!
FileCopy “D:/tutorial.txt”, ”D:/visual_basic.txt”
- Kalau sudah tekan F5, kemudian tekan commandbutton nya.
- Lihat lah file "tutorial.txt" pada direktori "D:/" masih ada khan!tetapi file hasil salinan dengan nama "visual_basic.txt" juga ada (inget lho biasanya ".txt" nya nggak keliatan karena memang di sembunyikan, baca juga postingan Show Super Hidden). Yah itu lah contoh syntax untuk menyalin file.

Syntax Kill
Upss.. bukan untuk membunuh orang lho tetapi syntax ini digunakan untuk menghapus (delete) sebuah file hehehe...

Syntax dasar :
Kill pathname

Contoh :
Kill “D:/tutorial.txt”
- Maka file yang ada dengan nama "tutorial.txt" pada direktori "D" akan terhapus jika syntax tersebut dijalankan.

Syntax Name
Digunakan untuk mengubah nama (rename) sebuah file.

Syntax dasar:
Name oldpathname As newpathname

Contoh :
Name “D:/tutorial.txt” As “D:/belajar_vibi.txt”
- Syntax di atas kalo dijalankan akan mengubah nama file "tutorial.txt" menjadi "belajar_vibi.txt"

Oke sekian dulu pembahasan syntax yang berhubungan dengan file kali ini.

Ditulis ulang oleh paijo_jr(sumber Syntax)


Minggu, 29 April 2012

Syntax untuk membuat dan menghapus Folder




Uitssss... lamaaaa skali nggak update nieh blog (maaf lagi sibuuuk skali ^^). Nah pembahasan kali ini syntax yang berhubungan dengan folder, yakni untuk menyatakan "cinta" (upss salaahhh...) menyatakan folder [Dir$()], membuat folder [MkDir] dan menghapus folder [RmDir]. Emang nieh pembahasan kali ini sangaaattt dasar bangets hehehe....
Oke mari kita bahas satu-satu!

Syntax Dir$()
Digunakan untuk menyatakan sebuah direktori. Statemen ini juga dapat digunakan untuk pencarian file.

Syntax dasar :
stringvar = Dir$(path[,attributes])

Contoh :
If Dir$(“C:/tempe.log”) = “” Then
    MsgBox “File tidak ditemukan”
Else
    MsgBox “File ditemukan”
End if
Penjelasan :
Maksud dari contoh di atas yakni penggunaan fungsi if then else yang kalo di jelasin jika file pada alamat C:/tempe.log adalah kosong ("" tuh maksutnya 0 nol atau kosong) maka akan muncul message box yang isinya "File tidak ditemukan", else tuh kalau sebaliknya jika file dengan alamat tersebut ada maka yang muncul message box "File ditemukan", kira-kira begitu penjelasannya hehehe...

Syntax MkDir
Digunakan untuk membuat folder baru.

Syntax dasar :
MkDir path

Contoh :
MkDir “c:\VisualBasic\”
Penjelasan :
Saya rasa cukup jelas lah, cuman yang harus diperhatiin untuk penulisan path nya yang agak berbeda dari syntax Dir$(), kalo untuk mencari file atau menyatakan direktori tuh path nya pake tanda "/" tetapi untuk membuat dan menghapus folder memakai tanda "\", inget yah beda banget tuh!

Syntax RmDir
Digunakan untuk menghapus folder.

Syntax dasar :
RmDir path

Contoh :
RmDir “c:\VisualBasic\”
Penjelasan :
hehehe...idem lah seperti penjelasan syntax MkDir.

Oke sekian dulu pembahasan syntax kali ini, thank's udah ngebaca...^^
Ditulis ulang oleh paijo_jr (sumber Syntax)

Sabtu, 24 September 2011

Syntax Len Mid$() Left$() Right$()


Photobucket
Setelah membahas syntax Do...Loop dan For... Next, kali ini kita akan membahas syntax yang lainnya yakni syntax Len, Mid$(), Left$(), Right$(). Keempat syntax tersebut dibahas karena sering kali digunakan dalam sebuah project aplikasi visual basic. Mari yuk mari dibahas dan dibongkar satu persatu (kek gudang aje hohohoho...) :


1.       Syntax Len
Digunakan untuk mendapatkan informasi panjang dari sebuah string.

Syntax dasar :
Len (string)

Contoh :
Dim x as String
x = “Tutorial Visual Basic”
MsgBox x & “ = “ & Len(x) & “ karakter”
Penjelasan :

Dim x as String
‘yakni mendefinisikan bahwa “x” bernilai string;

x = “Tutorial Visual Basic”
‘yakni “x” tersebut berisi kalimat Tutorial Visual Basic;

MsgBox x & “ = “ & Len(x) & “ karakter”
 ‘yakni membuat MsgBox yang menampilkan pesan “x” (Tutorial Visual Basic), “& “=”&” (“& “untuk menggabungkan karakter  “x” dengan karakter “ = “(spasi = spasi)), “Len (x)” (mendapatkan informasi panjang dari “x”(Tutorial Visual Basic) yang kalau dihitung adalah 21 (termasuk spasi juga dihitung)), “& “ karakter” (penjelasan sama dengan “& “=”&”).

Hasilnya dalam MsgBox :
Tutorial Visual Basic = 21 karakter

2.       Syntax Mid$()
Digunakan untuk mendapatkan bagian tertentu dari sebuah string.

Syntax dasar :
Mid$ (string, start[, length])

Contoh :
Dim x as String
x = Mid$ (“Tutorial Visual Basic”, 17, 5)
MsgBox x
Penjelasan :

Dim x as String
‘yakni mendefinisikan bahwa “x” bernilai string;

x = Mid$ (“Tutorial Visual Basic”, 17, 5)
‘ yakni  dalam string “Tutorial Visual Basic” tersebut mulai dihitung dari kiri ke kanan 17 karakter (termasuk spasi juga dihitung), setelah didapat 17 karakter tersebut maka itu merupakan titik awalnya (yakni huruf “B”) sedangkan “5” merupakan panjangnya dimulai dari  titik awal (yakni “Basic”).

Hasilnya dalam MsgBox :
Basic

3.       Syntax Left$()
Digunakan untuk mendapatkan bagian tertentu dari sebuah string, yang dimulai dari sisi kiri string.

Syntax dasar :
Left$ (string), length)

Contoh :
Dim x as Sting
x = Left$ (“Tutorial Visual Basic”, 15)
MsgBox x
Penjelasan :

x = Left$ (“Tutorial Visual Basic”, 15)
‘yakni angka 15 maksudnya dari kalimat Tutorial Visual Basic tersebut dibaca dari kiri 15 karakter (termasuk spasi) dan didapat Tutorial Visual.


Hasilnya dalam MsgBox :
Tutorial Visual

4.       Syntax Right$()
Digunakan untuk mendapatkan bagian tertentu dari sebuah string, yang dimulai dari sisi kanan string.

Syntax dasar :
Right$ (string, length)

Contoh :
Dim x as String
x = Right$(“Tutorial Visual Basic”, 12)
MsgBox x
Penjelasan :

x = Right$(“Tutorial Visual Basic”, 12)
‘yakni angka 12 maksudnya dari kalimat Tutorial Visual Basic tersebut dibaca dari kanan 12 karakter (termasuk spasi) dan didapat Visual Basic.

Hasilnya dalam MsgBox :
Visual Basic

Ditulis oleh paijo_jr (sumber Syntax)

Syntax Do... Loop dan For... Next


Photobucket 
Syntax atau dalam bahasa Indonesia Sintaksis adalah ilmu mengenai prinsip dan peraturan untuk membuat kalimat dalam bahasa alami. Selain aturan ini, kata sintaksis juga digunakan untuk merujuk langsung pada peraturan dan prinsip yang mencakup struktur kalimat dalam bahasa apapun.
Dalam hal ini Syntax yang akan dibahas merupakan Syntax untuk pemrograman Visual Basic 6.0. Dalam Syntax Visual Basic 6.0 terdapat banyak sekali Syntax yang salah satunya adalah syntax perulangan yakni Do... Loop dan For... Next (satu-satu ngebahasnya kalo semua bahhh bisa panjang banget page nya hehehe...)

Syntax Do… Loops
Digunakan sebagai statemen perulangan.

Syntax 1 :
Do Until (Expression)
                (code to execute)
Loop
Contoh : 
Dim x as Integer
x=0
Do Until x = 50
      x = x+1
Loop
Syntax 2 :
Do While (expression)
                (code to execute)
Loop
Contoh :
Dim x as Integer
Do While x = 100
      x = x+1
Loop
Syntax 3 :
Do
                (code to execute)
Loop While (expression)
Contoh :
Dim x as Integer
Do
      x = x+1
Loop While x = 100
Syntax For… Next
Digunakan sebagai statemen perulangan

Syntax dasar :
For counter = start To end [ step step ]
                (code to execute)
Next [ counter ]

Contoh 1 :
Dim x as Integer
For x = 0 To 10
                MsgBox “Nilai x = “ & x
Next x

Contoh 2 :
Dim x as Integer
For x = 0 To 10 step 2
                MsgBox “Nilai x = “ & x
Next x

Ditulis ulang oleh paijo_jr (sumber Syntax) 

Jumat, 19 November 2010

Date and Time


Photobucket 
Pada tutorial kali ini akan saya bahas mengenai date and time alias tanggal dan waktu. Mungkin tutorial ini banyak yang sudah mengerti, tetapi apa boleh buat berhubung ada yang request ya sejenak kita bahas oke. Date and Time saya rasa sudah tahu semua apa maksudnya, yup benar kali ini kita akan mengupas masalah format date and time dalam Visual Basic 6.0. Berikut ini sejumlah contoh penggunaan format date and time :
1. Date pasti semua orang sudah tahu, tanggal bahasa Indonesia nya. Sedangkan format tanggal itu sendiri ada bermacam-macam misal : 19 November 2010, 19 Nov 2010, 19-10-2010, November, 19 2010 dan sebagainya.
2. Time atau waktu pun juga mempunyai format untuk di masukkan dalam program Micr*soft Visual Basic 6.0, sebagai contoh yakni : 20:00, 08.00 PM, dan sebagainya.

Simulasi date and time pada visual basic :
1. Bukalah Micr*soft Visual Basic 6.0 anda dan pilihlah StandardEXE
2. Pilih satu label dan ubah ukuran sesuai dengan yang di inginkan (ingat jangan ubah Name)
3. Klik 2 kali pada form load nya dan isikan sebagai berikut :
Private Sub Form_Load()
Label1.caption= Format(Now, "Long Date")
End Sub
4. Klik run atau F5 maka akan menghasilkan Friday, November 19, 2010

Gantilah Format(Now, "Long Date") dengan berikut ini dan coba klik run atau F5:
Date
1. Format(Now, "Medium Date") >>  19-Nov-10
2. Format(Now, "Short Date") >> 11-19-2010
3. Format(Now, "dd-mm-yyyy") >> 19-11-2010 (dd day, mm month, yyyy year)
etc
Time
1. Format(Now, "Long Time") >> 10:33:00 PM
2. Format(Now, "Medium Time") >> 10:33 PM
3. Format(Now, "Short Time") >> 22:33 (hh hour, mm minutes, ss secon)
4. Format(Now, "hh:mm:ss") >> 22:33:00
5. Format(Now, "hh:mm AM/PM") >> 10:33 PM (sama dengan medium time)

Format di atas hanya sebagian yang ditulis, masih ada kemungkinan-kemungkinan format yang lain. Untuk itu saya sediakan freeware yang berisi format format date and time

Sekian dan terima kasih

Download Date and Time << klik
Ditulis oleh paijo_jr


 

Sabtu, 01 Mei 2010

Menampilkan Dialog Browse


dialog_0

Sebenarnya bingung juga mo ngasih judul apa pada postingan kali ini tapi akhirnya kuberi judul ini aja “Menampilkan Dialog Browse”. Apa lagi maksudnya itu???secara ringkas tak kasih sedikit gambaran, kalo kamu kamu familiar sama Operating System Wind*ws misalnya yang simple Notepad.exe. Setelah notepad.exe kamu buka maka akan keluar khan notepad nya (ya jelaslah hehehehe…), trus coba kamu tekan File-Open (atau tekan Ctrl+O) maka akan muncul dialog “Open” seperti gambar di bawah ini, nah artikel kali ini saya akan share ilmu “Menampilkan Dialog Browse”.




dialog_1

Ikutilah langkah-langkah dibawah ini :
Tahap pertama, yakni membuat module :
Seperti biasa buka Micros*ft Visual Basic anda dan pilih standardEXE
Pada artikel kali ini, kita membutuhkan sebuah module, jadi tekan Alt+P (Project) lalu pilih Add Module (atau tekan huruf M),
dialog_2

Lalu tekan Open dan muncullah jendela seperti gambar di bawah ini
dialog_3

Isi module dengan source code dibawah ini,

Option Explicit

Private Type BrowseInfo
lngHwnd As Long
pIDLRoot As Long
pszDisplayName As Long
lpszTitle As Long
ulFlags As Long
lpfnCallback As Long
lParam As Long
iImage As Long
End Type
Private Const BIF_RETURNONLYFSDIRS = 1
Private Const MAX_PATH = 260
Private Declare Sub CoTaskMemFree Lib "ole32.dll" (ByVal hMem _
As Long)
Private Declare Function lstrcat Lib "Kernel32" Alias "lstrcatA" _
(ByVal lpString1 As String, ByVal lpString2 As String) As Long
Private Declare Function SHBrowseForFolder Lib "Shell32" (lpbi _
As BrowseInfo) As Long
Private Declare Function SHGetPathFromIDList Lib "Shell32" _
(ByVal pidList As Long, ByVal lpBuffer As String) As Long

Public Function BrowseForFolder(ByVal strPrompt As String) As _
String
On Error GoTo ehBrowseForFolder
Dim intNull As Integer
Dim lngIDList As Long, lngResult As Long
Dim strPath As String
Dim udtBI As BrowseInfo
With udtBI
.lngHwnd = 0
.lpszTitle = lstrcat(strPrompt, "")
.ulFlags = BIF_RETURNONLYFSDIRS
End With
lngIDList = SHBrowseForFolder(udtBI)
If lngIDList <> 0 Then
strPath = String(MAX_PATH, 0)
lngResult = SHGetPathFromIDList(lngIDList, strPath)
Call CoTaskMemFree(lngIDList)
intNull = InStr(strPath, vbNullChar)
If intNull > 0 Then
strPath = Left(strPath, intNull - 1)
End If
End If
BrowseForFolder = strPath
Exit Function
ehBrowseForFolder:
BrowseForFolder = Empty
End Function


Kemudian pada properties window ganti nama module menjadi “mdlDialog”
Tahap kedua, yakni menambahkan komponen Common Dialog :
Pada tahap ini kita membutuhkan komponen yang namanya “Common Dialog”, untuk itu aktifkan komponen tersebut dengan melakukan centang pada “Micros*ft Common Dialog Control 6.0
Langkah-langkahnya tekan Project-lalu pilih Component (atau jalan pintasnya tekan Ctrl+T untuk menampilkan component), scroll ke bawah lalu cari Micros*ft Common Dialog Control 6.0 serta centang dan tekan OK
dialog_4

Setelah itu lihat pada Toolbox, maka akan ada penambahan komponen berupa CommonDialog

Tahap Ketiga :
Masukkan 2 buah TextBox, 2 buah CommandButton dan 1 buah CommonDialog
Atur properties pada masing-masing komponen sebagai berikut : (untuk ukuran/ size terserah )


Form

Name
frmDialog
BorderStyle
1 – Fixed Single
Caption
Menampilkan Dialog Browse


TextBox1

Name
txtFolder
Text
Folder


TextBox2

Name
txtFiles
Text
Files


CommandButton1

Name
cmdFolder
Caption
Browse Folder


CommandButton2

Name
cmdFiles
Caption
Browse Files


CommonDialog

Name
CD1




Lalu atur komponen tersebut seperti dibawah ini :
dialog_5

Buka Code Window dan masukkan source code dibawah ini:


Private Sub cmdFiles_Click()
On Error GoTo akhir
Dim Filename As String
CD1.Filter = "Semua File|*.*" 'kamu bisa merubah kode ini sesuai dengan kebutuhan misal Image|*.jpg
CD1.ShowOpen
Filename = CD1.Filename
akhir:
If Len(Filename) > 0 Then
txtFiles.Text = Filename
End If
End Sub

Private Sub cmdFolder_Click()
Dim brwVal As String
brwVal = BrowseForFolder("Select Drive And Directory:")
If Len(brwVal) > 0 Then
txtFolder.Text = brwVal
End If
End Sub



Selesai, coba tekan Run atau F5
Nah mudah bukan menampilkan dialog browse hehehe… terus belajar bro.


Download Source Code

Ditulis oleh paijo_jr

Kamis, 04 Maret 2010

Membuat Explorer




Hmm... udah lama nggak posting nieh^^
Kali ini kita akan membuat aplikasi bernama "explorer". Sebenarnya aplikasi ini untuk menjelaskan bagaimana menyelaraskan drivelistbox, dirlistbox dan filelistbox. Kenapa aplikasi ini perlu gw posting karena pada jaman dulu kala gw kesulitan banget buat meng-konek-an ketiga toolbox tersebut (emang dasar oon gw) hehehe...



Langkah pertama seperti biasa buka Microsoft Visual Basic dan pilih new project

Langkah kedua, pada toolbox klik drivelistbox, dirlistbox dan filelistbox kemudian atur posisi ketiganya seperti gambar di bawah ini



Untuk propertinya standar saja (nggak usah diubah)

Langkah ketiga masukkan source code dibawah ini


Private Sub Dir1_Change()
File1.Path = Dir1.Path
File1.FileName = "*.*" 'edit ini misal "*.doc"
End Sub

Private Sub Drive1_Change()
Dir1 = Drive1
End Sub

Private Sub Form_Load()
'saat form di load maka akan menjalankan perintah di bawah ini
Dir1 = Drive1
File1.Path = Dir1.Path
File1.FileName = "*.*"
End Sub



Langkah terakhir jalankan program dengan menekan tombol F5, lalu compile menjadi *.exe

Ternyata mudah ya…. tapi kenapa koq dulu gw nggak bisa xixixi

Download Source Code dan Aplikasinya <--klik
Ditulis oleh paijo_jr

Sabtu, 02 Januari 2010

Show Super Hidden



Nah kelihatan keren kan judul postingan di atas hehehehe… Show Super Hidden, apa maksudnya tuh?!?kamu pasti pernah men setting dokumen/file ke atribut hidden (biar kagak bisa diliat temen2 kamu hohoho), kalo super hidden tuh di atas nya hidden atau kalau di explorer tuh dibaca atribut system.

Sebenarnya banyak lho file-file dengan atribut system yang ada di windows, nah supaya kagak semrawut dan menghindari user mengubah atau menghapus file-file penting tersebut maka Microsoft memberi atribut system. Kalau kita ingin melihat file dengan atribut system maka cara normalnya melalui windows explorer trus folder options dan seterusnya atau lewat registry (hm.. ribet banget kan). Biar nggak ribet kita buat aja aplikasi untuk memunculkan file-file tersebut.

Begini untuk membuat aplikasi ini, pada dasarnya kita mengubah nilai pada registry (biasa dikenal regedit). Jadi kita harus tahu terlebih dahulu alamat superhidden ini, buka registry caranya start -run lalu ketik regedit dan enter

Cari dan lihat pada alamat dibawah ini :
  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden
  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Hidden
  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt
Hm...apa tuh maksudnya alamat registry diatas??kalau di lihat alamat full kayak diatas memang bikin pusing, saran saya ambil bagian belakangnya yakni ShowSuperHidden, Hidden dan HideFileExt.

Maksud dari ketiganya yakni :
  1. ShowSuperHidden, ini yang dapat memunculkan file ber atribut system. Pada settingan normal akan bernilai 0 yang artinya file ber atribut system tidak akan kelihatan;
  2. Hidden, ini hanya memunculkan file ber atribut hidden saja. Sama seperti ShowSuperHidden, pada settingan normal bernilai 0;
  3. HideFileExt, ini merupakan ekstensi dari file-file yang ada di windows explorer, misal : file Microsoft Word sebenarnya berekstensi ***.doc tetapi agar ekstensi ini tidak terlihat maka nilai HideFileExt harus bernilai 1.
Dari penjelasan ketiganya tersebut, maka yang akan kita lakukan yakni mengubah nilai ketiga nya melalui visual basic:
  1. ShowSuperHidden, nilai 0 diubah menjadi 1;
  2. Hidden, nilai 0 diubah menjadi 1;
  3. HideFileExt, nilai 1 diubah menjadi 0.

Bukalah Microsoft Visual Basic anda lalu pilihlah StandardEXE

Masukkan 3 buah CommandButton lalu ganti properties seperti dibawah ini :

Form


Name

frmSSH

BorderStyle

Fixed Single

Caption

Show Super Hidden

ControllBox

False



CommandButton1


Name

cmdLihat

Caption

&Show



CommandButton2


Name

cmdSembunyi

Caption

&Don’t Show



CommandButton3


Name

cmdKeluar

Caption

E&xit



Atur seperti gambar paling atas (image merupakan tambahan saja)

Masukkan source code dibawah ini pada Code Window



'perintah untuk melihat file system
Private Sub Lihat()
On Error Resume Next
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden", 1
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Hidden", 1
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt", 0
MsgBox "Klik kanan lalu Refresh"
End Sub

'perintah untuk menyembunyikan file system
Private Sub Sembunyi()
On Error Resume Next
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden", 0
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Hidden", 0
RegDword "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt", 1
MsgBox "Klik kanan lalu Refresh"
End Sub

'fungsi untuk merubah nilai pada registry
Function RegDword(HiveAndKey As String, Value As Integer)
Dim newbie As Variant
Set newbie = CreateObject("Wscript.Shell")
newbie.regwrite HiveAndKey, Value, "REG_DWORD"
End Function

Private Sub cmdKeluar_Click()
MsgBox "http://www.kolektor-veebee.blogspot.com"
'keluar
Unload Me
End Sub

Private Sub cmdLihat_Click()
'memanggil perintah lihat
Call Lihat
End Sub

Private Sub cmdSembunyi_Click()
'memanggil perintah sembunyi
Call Sembunyi
End Sub



Jalankan aplikasi dengan menekan F5 lalu compile menjadi .exe

Cara kerja :
  • Jalankan aplikasi
  • Klik Show
  • Klik kanan pada windows / explorer lalu refresh dan lihat hasilnya
Ditulis oleh paijo_jr